TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penjualan logam timah Arsari Tambang (AT) mencapai 5.342 ton sepanjang tahun 2022.
Chief Executive Officer (CEO) Arsari Tambang, Aryo Djojohadikusumo, mengatakan bahwa Arsari Tambang membawahi sejumlah perusahaan pertambangan timah, antara lain PT Mitra Stania Prima (MSP), PT Mitra Stania Kemingking (MSK), PT Mitra Stania Bemban (MSB), dan PT AEGA Prima.
Ia menyampaikan bahwa produksi timah dari PT MSP pada tahun lalu mencapai 3.359 ton, sementara PT MSK menyumbang 1.023 ton dan PT AEGA Prima sebesar 960 ton.
“PT Mitra Stania Bemban tengah mempersiapkan kelengkapan dokumen yang diperlukan untuk penyusunan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya),” ujar Aryo pada Selasa (18/4/2023).
Aryo mengatakan bahwa pada tahun ini perusahaan optimistis produksi timah akan kembali meningkat meskipun terdapat ancaman resesi ekonomi global.
“Anak perusahaan lainnya juga terus melanjutkan program eksplorasi untuk meningkatkan sumber daya dan cadangan guna keberlanjutan usaha Arsari Tambang serta memberikan devisa bagi negara,” ujarnya.
Indonesia telah lama dikenal sebagai salah satu produsen timah utama di dunia. Sebagian besar cadangan sumber daya mineral berada di Kepulauan Bangka Belitung. Wilayah ini dapat disebut sebagai kawasan penghasil timah terbesar di Indonesia.
Selain itu, terdapat wilayah Bangkinang di Provinsi Riau. Di Kepulauan Riau, terdapat pula sebuah desa yang menjadi penghasil timah terbesar di Indonesia. Desa tersebut bernama Dabo yang terletak di Pulau Singkep.
Wilayah tersebut juga merupakan kawasan yang memiliki cadangan timah yang cukup besar. Mengutip data Fitch Solutions, Indonesia tercatat sebagai produsen pertambangan timah terbesar kedua di dunia setelah China.
Pada 2021, produksi komoditas timah Indonesia mencapai 83.000 ton. Jumlah tersebut setara dengan 26 persen dari total produksi pertambangan timah dunia.
Sementara itu, berdasarkan data United States Geological Survey (USGS), cadangan timah Indonesia diperkirakan mencapai 800.000 ton pada 2021. Angka tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan cadangan timah terbesar kedua di dunia setelah China.





